Sabtu, 28 Juli 2012

KENTUT


DIALOG ^.^

Eko :”kemana sih teman-teman…..? kok belum ada yang datang.”Astaga masih jam segini” (sambil melihat jam di kelas)

Eko masih terlihat ngantuk, ia mengangkat kedua tanganya sambil menguap.

Eko :”ehhhhh…sambil nunggu teman-teman duduk dulu ah sambil memejamkan mata… sebentar ajah.”

Selang 15 menit, kemudian Yaqin datang sambil mengunyah permen karet, iapun kemudian membangunkan Eko.

Yaqin        : “heh bangun….bangun…bangun eh loe mati ya..? tumben kamu datan lebih awal ke sekolah?
Eko  :”oh…ia Qin... aku belum ngerjakan PR biolgi yang dikasih  Bu Eka kemarin.”
Yaqin        :”lho emang ada PR apaan…..?” (sambil heran dan kaget)
Eko :”iya BSE latihan satu halaman seribu tiga ratus tujuh”
Yaqin        :”lhooo…aku belum ngerjain! Yaudah…kita nunggu temen-temen yang lain ajah… ntar kita nyontek bareng. Ok?”
Eko :“siiip…! Kalau begitu sekarang belajar otomotif aja dulu, nanti kita kan ada ulangan ”
Yaqin        :”eh…kamu kok makin ngelantur sihh! Kita tuh sekolahnya SMA dan jurusan kita IPA, ya… jelas  ga ada pelajaran otomotif”
Eko :”lho io tah…? (sambil ngelantur)”
Yaqin        :”makanya kalo ngomong jangan ngelantur aja!”

Eko masih ngantuk kemudian ia duduk dan sambil istirahat lagi

Yaqin        :”bangun ko!!”
Eko  :”sembarangan kamu. Aku masih aktif ga tidur!! Bego!!”
Yaqin        : “kamu bisa bantu nggak……? Kemarin kita kan habis ikut Diklat Jurnalistik…aku puny aide nich..”
Eko  : “Bodoh amat….emang aku pikirin apa “?
Yaqin        : “ yah nggak lah….tapi kita kan habis ikut diklat jurnalistik.”?
Eko  : “ terus…emang kenapa “?
Yaqin        : “kamu bisa nggak Bantu aku…!!! Buat satu  judul dari beberapa peristiwa atau
           keadaan “
Eko  : “ohww….itu sich mudah”
Yaqin        : “bener nich….”!!!
Eko  : “iya cepat aku masih ngwantuk nich…”!
Yaqin        : “begini……kenapa Patung budha tanganya di depan sambil tutup hidung, terus kenapa patung Jenderal Ahmad Yani sama Soekarno tunjuk tangan, sedangkan kenapa patung yessus bersikap memelas, dan kenapa pula patung Liberty menunjuk tangan ke atas..”?
Eko  : “eh…gila loh yah…..Emang gue ini tukang patung apa”?
Yaqin        : “Katanya bisa….!!!
Eko : Mmmmm….gimana kalau takdir…?
Yaqin        : “ya nggak cocok lah..”?
Eko : “terus apaan donk…”?
Yaqin        : “ Gimana kalau judulnya kita kasih “KENTUT”
Eko : “yah nggak nyambung lah..”
Yaqin        : “ya di sambung sambungin aja.”!
Eko  : “emang bisa di sambung sambungin…”?
Yaqin        : “ya jelas bisa laah…begini….patung Budha tanganya di depan sambil tutup hidung karna bau kentut terus jenderal Ahmad yani sama Soekarno nunjuk ke Yessus eh..ellu kali yesss yang “KENTUT” dan yessus menjawab sambil memelas enak aja bukan gue yang kentut…!!! Dan tiba-tiba dengan santai Liberty bilang gue yang Kentut…! Sambil angkat tangan.
''_________''Eko  : “gubrakkk…ello tambah gila aja……..!”

Senin, 07 Mei 2012

imahh:)


:q


You can’t change what you have started, 

but you can change the direction you are going.

It’s not what you’re going to do, 

but it’s what you’re doing now that counts

Minggu, 22 April 2012

Anak Nakal dan Nenek


Suatu pagi,, 
seorang anak lelaki kecil keluar dari kamarnya dan bertanya pada neneknya, 
"Nek, mana Papa dan Mama?"
"Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab neneknya. 
Anak itu tertawa, kemudian sarapan sendirian lalu pergi bermain.
Ketika pulang, hari sudah siang. Si anak lelaki itu bertanya lagi pada neneknya, 
"Nek, di mana Papa dan Mama ?" "Mereka masih di dalam kamar cu.", jawab singkat neneknya.
Anak itu tertawa geli, lalu menghabiskan makan siangnya dan pergi bermain lagi. 
Malam harinya si anak baru pulang untuk makan malam. Sebelum makan si anak itu bertanya lagi pada neneknya. "Nek, mana Papa dan Mama ?" "Dari tadi pagi mereka masih dikamar, cu", 
kembali neneknya menjawab. Anak itu kembali tertawa geli. "Kenapa sih kamu ketawa-ketawa?",
tanya neneknya keheranan. Si anak menjawab : 
"Semalam kan papa masuk kamarku, minta gel pelembab kulit, tapi saya kasih lem      super glue..."

Rabu, 04 April 2012

(^ UTS.ICT FOR LEARNING ^)


1.      Jelaskan perkembangan ICT For Learning dan sumbang sihnya terhadap dunia pendidikan?
Jawab :
Perkembangan teknologi komunikasi (ICT) begitu cepat sehingga berdampak pada berbagai sendi kehidupan manusia. Dalam memasuki ere globalisasi sekarang ini, lembaga pendidikan mempunyai tanggung jawab membersiapkan dan menghasilkan sumberdaya manusia yang mampu menghadapi semua tantangan perubahan yang ada disekitarnya yang berjalan sangat cepat. Bahkan sebagai dampak globalisasi mengakibatkan terjadinya persaingan secara bebas dalam dunia pendidikan maupun tenaga kerja. Kondisi tersebut menuntut perlu adanya suatu sistem pendidikan yang bermutu yaitu sistem pendidikan yang mampu menyediakan sumberdaya manusia yang dapat bersaing dalam menghadapi persaingan global. Karena itu pendidikan perlu diarahkan agar mampu menyediakan sumberdaya manusia yang mampu menghadapi tantangan zaman secara efektif sejak usia sekolah dengan memanfaatkan kemajuan terknologi.
Pendidikan yang bermutu ditentukan oleh berbagai faktor. Secara teoritis menurut Purwadhi (2000) dan Nickerson (1985), salah satu unsur yang harus diperhatikan dalam mendesain proses pembelajaran yang efektiv, salah satunya adalah media pengajaran. Selain itu, proses pembelajaran juga merupakan bagian dari proses komunikasi. Dengan demikian efektivitas dan mutu pembelajaran atau pendidikan juga ditentukan oleh unsur-unsur komunikasi antaralain sumber, audience, media dan feed back.
Media komunikasi merupakan suatu alat dimana komunikator menggunakan nya untuk mengirim pesan kepada komunikan. Dalam pendidikan, media komunikasi biasanya disebut sebagai media pengajaran. Media komunikasi dalam pendidikan merupakan segala bentuk alat dan sumber belajar yang digunakan untuk membantu memperlancar proses belajar mengajar. Sumber belajar meliputi buku-buku, majalah, manusia, perpustakaan, labolatorium dan ICT seperti internet dan lain-lain. Media pendidikan digunakan untuk menyalurkan pesan atau isi pelajaran, merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan kemampuan siswa (Nana Syaodih, 1996). Tanpa media pendidikan, efektifitas belajar maupun mutu pendidikan tidak akan tercapai, demikian pula dengan jika tersedia media pendidikan tetapi kita tidak memiliki kemampuan pemilihan media mana yang paling efektif dan efisien maka efektifitas pembelajaran pun tidak dapat tercapai.
Ada lima perspektif yang bisa dilihat dalam peranan ICT dalam perannya sebagai media pembelajaran(Clark,1996 dalam Ebersole,2000),yaitu:
1.                  Media sebagai teknologi.
2.                  Media sebagai alat atau tutor atau guru.
3.                  Media sebagai agen sosialisasi.
4.                  Media sebagai motivator untuk belajar.
5.                  Media sebagai alat mental untuk berpikir dan memecahkan masalah.

2.      Jelaskan Kerucut Pengalam Edgrdale, dan apa hubungannya dengan media belajar.
Jawab :
Edgardale merupakan tokoh yang berjasa dalam pengembangan Teknologi Pembelajaran modern. Edgardale mengemukakan tentang Kerucut Pengalaman (Cone of Experience) sebagaimana tampak dalam gambar 1 berikut ini :
                                        Gambar 1. Kerucut Pengalaman Dale

Dari gambar tersebut dapat kita lihat rentangan tingkat pengalaman dari yang bersifat langsung hingga ke pengalaman melalui simbol-simbol komunikasi, yang merentang dari yang bersifat kongkrit ke abstrak, dan tentunya memberikan implikasi tertentu terhadap pemilihan metode dan bahan pembelajaran, khususnya dalam pengembangan Teknologi Pembelajaran
Pemikiran Edgar Dale tentang Kerucut Pengalaman (Cone of Experience) ini merupakan upaya awal untuk memberikan alasan atau dasar tentang keterkaitan antara teori belajar dengan komunikasi audiovisual. Kerucut Pengalaman Dale telah menyatukan teori pendidikan John Dewey (salah satu tokoh aliran progresivisme) dengan gagasan-gagasan dalam bidang psikologi yang tengah populer pada masa itu.
3.      Bagaimana proses pembelajaran bagi masyarakat Indonesia di daerah tertinggal.
Jawab :
Indonesia memiliki wilayah yang cukup luas, namun tidak semua wilayah itu terjangkau oleh teknologi yang memadai. Banyak daerah pelosok yang masih kesulitan untuk menerapkan sistem pendidikan yang layak. Sedangkan di daerah metropolitan pendidikan serta perkembangan ICT sudah begitu luasnya. Percepatan perkembangan ICT di daerah metropolitan ini belum diimbangi oleh perkembangn ICT di daerah pelosok (tertinggal). Pendidikan di daerah ini berjalan apa kadarnya dengan peralatan yang minimal.
Akibatnya terjadi berbagai ketimpangan tentang kualitas pendidikan di Indonesia. Berdasarkan pengalaman dari negara-negara yang telah sukses menerapkan ICT untuk mengembangkan pendidikan di negaranya, maka pengalaman tersebut hendaknya menjadi motivasi serta referensi bagi pemerintah untuk mewujudkan pasal 31 UUD 45: ”Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak”.



Sabtu, 31 Maret 2012

TARI SAMAN ^.^



 

 Sejarah
Mengapa tarian ini dinamakan tari Saman? Tarian ini di namakan Saman karena diciptakan oleh seorang Ulama Aceh bernama Syekh Saman pada sekitar abad XIV Masehi, dari dataran tinggi Gayo. Awalnya, tarian ini hanyalah berupa permainan rakyat yang dinamakan Pok Ane. Namun, kemudian ditambahkan iringan syair-syair yang berisi puji-pujian kepada Allah SWT, serta diiringi pula oleh kombinasi tepukan-tepukan para penari. Saat itu, tari saman menjadi salah satu media dakwah.
Pada mulanya, tari saman hanya ditampilkan untuk even-even tertentu, khususnya pada saat merayakan Hari Ulang Tahun Nabi Besar Muhammad SAW atau disebut peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Biasanya, tari saman ditampilkan di bawah kolong Meunasah (sejenis surau panggung). Namun seiring perkembangan zaman, tari Saman pun ikut berkembang hingga penggunaannya menjadi semakin sering dilakukan. Kini, tari saman dapat digolongkan sebagai tari hiburan/pertunjukan, karena penampilan tari tidak terikat dengan waktu, peristiwa atau upacara tertentu. Tari Saman dapat ditampilkan pada setiap kesempatan yang bersifat keramaian dan kegembiraan, seperti pesta ulang tahun, pesta pernikahan, atau perayaan-perayaan lainnya. Untuk tempatnya, tari Saman biasa dilakukan di rumah, lapangan, dan ada juga yang menggunakan panggung.
Tari Saman biasanya ditampilkan dipandu oleh seorang pemimpin yang lazimnya disebut Syekh. Penari Saman dan Syekh harus bisa bekerja sama dengan baik agar tercipta gerakan yang kompak dan harmonis.

Makna dan Fungsi

Tari Saman dijadikan sebagai media dakwah. Sebelum Saman dimulai, tampil pemuka adat untuk mewakili masyarakat setempat. Pemuka adat memberikan nasehat-nasehat yang berguna kepada para pemain dan penonton. Syair-syair yang di antunkan dalam tari Saman juga berisi petuah-petuah dan dakwah.

Berikut contoh sepenggal syair dalam tari S aman:
Reno tewa ni beras padi, manuk kedidi mulu menjadi rempulis bunge.

Artinya:
Betapa indahnya padi di sawah dihembus angin yang lemah gemulai. Namun begitu, burung kedidi yang lebih dulu sebagai calon pengantin serta membawa nama yang harum.

Namun dewasa ini, fungsi tarian saman menjadi bergeser. Tarian ini jadi lebih sering berfungsi sebagai media hiburan pada pesta-pesta, hajatan, dan acara-acara lain.


Nyanyian
Pada tari Saman, terdapat 5 macam nyanyian :

1. Rengum, yaitu sebagai pembukaan atau mukaddimah dari tari Saman (yaitu setelah dilakukan sebelumnya keketar pidato pembukaan). Rengum ini adalah tiruan bunyi. Begitu berakhir langsung disambung secara bersamaan dengan kalimat yang terdapat didalamnya, antara lain berupa pujian kepada seseorang yang diumpamakan, bisa kepada benda, atau kepada tumbuh-tumbuhan.
2. Dering, yaitu rengum yang segera diikuti oleh semua penari.
3. Redet, yaitu lagu singkat dengan suara pendek yang dinyanyikan oleh seorang penari pada bagian tengah tari.
4. Syek, yaitu lagu yang dinyanyikan oleh seorang penari dengan suara panjang tinggi melengking, biasanya sebagai tanda perubahan gerak.
5. Saur, yaitu lagu yang diulang bersama oleh seluruh penari setelah dinyanyikan oleh penari solo.
 
Gerakan
Tarian saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman: Tepuk tangan dan tepuk dada. Diduga, ketika menyebarkan agama Islam, syeikh saman mempelajari tarian melayu kuno, kemudian menghadirkan kembali lewat gerak yang disertai dengan syair-syair dakwah Islam demi memudahkan dakwahnya. Dalam konteks kekinian, tarian ritual yang bersifat religius ini masih digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan-pesan dakwah melalui pertunjukan-pertunjukan.
Tarian Saman termasuk salah satu tarian yang cukup unik, karena hanya menampilkan gerak tepuk tangan dan gerakan-gerakan lainnya, seperti gerak guncang, kirep, lingang, surang-saring (semua gerak ini adalah bahasa Gayo). Selain itu, ada 2 baris orang yang menyanyi sambil bertepuk tangan dan semua penari Tari Saman harus menari dengan harmonis. Dalam Tari Saman biasanya, temponya makin lama akan makin cepat supaya Tari Saman menarik.

Penari

Pada umumnya, tari Saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki. tetapi jumlahnya harus ganjil. Namun, dalam perkembangan selanjutnya, tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan. Pendapat Lain mengatakan tarian ini ditarikan kurang dari 10 orang, dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi. Namun, perkembangan di era modern menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak. Di sinilah peran Syeikh, ia harus mengatur gerakan dan menyanyikan syair-syair tari Saman.

Kostum atau busana khusus saman terbagi dari tiga bagian yaitu:
· Pada kepala: bulung teleng atau tengkuluk dasar kain hitam empat persegi. Dua segi disulam dengan benang seperti baju, sunting kepies.
· Pada badan: baju pokok/ baju kerawang (baju dasar warna hitam, disulam benang putih, hijau dan merah, bahagian pinggang disulam dengan kedawek dan kekait, baju bertangan pendek) celana dan kain sarung.
· Pada tangan: topeng gelang, sapu tangan. Begitu pula halnya dalam penggunaan warna, menurut tradisi mengandung nilai-nilai tertentu, karena melalui warna menunjukkan identitas para pemakainya. Warna-warna tersebut mencerminkan kekompakan, kebijaksanaan, keperkasaan, keberanian dan keharmonisan.

Tari saman memang sangat menarik. Pertunjukkan tari Saman tidak hanya populer di negeri kita sendiri, namun juga populer di mancanegara seperti di Australia dan Eropa. Baru-baru ini tari saman di pertunjukkan di Australia untuk memperingati bencana besar tsunami pada 26 Desember 2006 silam. Maka dari itu, kita harus bangga dengan kesenian yang kita miliki, dan melestarikannya agar tidak punah.